"Negara harus campur tangan mengintervensi harga. Minimal 40 persen pasar harus dikuasai negara, sisanya 60 persen kasih swasta," kata Ade di Jakarta, Sabtu (4/6/2016).
Ade didampingi para wakil ketua DPR RI berencana melakukan operasi pasar di Kabupaten Bekasi pada Senin (6/6/2016) guna memantau kenaikan harga bahan pokok yang terus melonjak.
"Saya ingin tahu dulu kondisi yang sesungguhnya, walaupun saya tahu kenaikan harga menjelang puasa ini kan masalah klasik. Belum ada solusinya," kata dia.
Dalam sistem kapitalisme, lanjut politisi Partai Golkar ini, pedagang memang mencari untung setinggi - tingginya dengan ongkos produksi serendah - rendahnya. Oleh karena itu, campur tangan pemerintah sangat penting untuk mengatasi harga yang terus melonjak.
| Harga Bahan Pokok Naik Jelang Puasa, Ketua DPR Desak Negara Harus Intervensi |
"Pasar harus diintervensi oleh negara 40 persen. Serahkan ke institusi yang punya pengalaman untuk mengurus sembako," ucap Ade.
Sumber : http://nasional.kompas.com/..../harga.bahan.pokok.naik.jelang.puasa.ketua.dpr.desak.negara.harus.intervensi
0 Response to "Harga Bahan Pokok Naik Jelang Puasa, Ketua DPR Desak Negara Harus Intervensi"
Post a Comment