"Jadi, banyak berawan. Dalam tanda kutip, kewaspadaan bagi penerbang," ujar Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Bahkan, kata dia, ada juga potensi awan kumulonimbus di sejumlah wilayah di Indonesia.
Kehadiran awan kumulonimbus bisa mengakibatkan pesawat mengalami turbulensi.
Berdasarkan prediksi BMKG, meski berada pada musim kemarau, sebagian wilayah Indonesia akan diguyur hujan pada Juni - Juli ini.
| Terbang Saat Mudik Lebaran, Pilot Diimbau Waspadai Cuaca |
Hal itu disebabkan dampak Lanina dan El Nino.
"Pada saat mendarat (harus hati - hati) karena hujan akan lebih sering di barat, terutama di Kalimantan," kata Andi.
Di tempat yang sama, Kementerian Perhubungan akan memastikan pesawat benar - benar siap saat mudik Lebaran 2016 nanti.
"Pemeriksaan pesawat dijadwalkan hari ini. Setelah diperiksa, kami catat registrasinya karena ada 526 pesawat yang akan diperiksa. Pemeriksaan akan dilakukan di 25 bandara," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo.
Selain perhatian terhadap pesawat, Kemenhub juga akan melakukan tes urine bagi pilot dan kru pesawat secara random. Tes urine ini akan dilakukan secara mendadak.
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/..../terbang.saat.mudik.lebaran.pilot.diimbau.waspadai.cuaca.
0 Response to "Terbang Saat Mudik Lebaran, Pilot Diimbau Waspadai Cuaca"
Post a Comment